Sabtu, 17 November 2018Tentang Kami|Kontak Kami
CerahWisata & Sejarah
Krubera, Gua Terdalam di Dunia
Kamis, 28 Februari 2013[1531]
Krubera, Gua Terdalam di Dunia
NET/KISUTA.COM

KALAU ada yang tertinggi, pasti ada yang terdalam. Itulah hukum alam. Kita mengetahui bahwa bagian dari alam yang tertinggi di dunia adalah, Mount Everest yang terletak di perbatasan Nepal dan Tibet. Lalu, bagian dari alam apa yang terdalam di dunia? Ternyata Gua Krubera yang terletak di Massif Arabika, Wilayah Gagrinsky-Caucasus Barat, di distrik Gagra Abkhazia-Georgia menjadi bagian paling dalam di dunia ini. 

Gua Krubera atau juga disebut Gua Voronya atau masyarakat setempat menyebutnya dengan Voronja Cave, merupakan Everest-nya gua. Data yang diperoleh kisuta.com dari berbagai sumber menyebutkan, kedalaman gua ini jika diukur dari pintu masuk yang telah dieksplorasi, sekitar 2.191 meter atau 7.188 kaki. Gua ini terletak sekitar 2.256 meter di bawah permukaan laut di Lembah Ortobalagan. 

Walaupun kedalamannya saat ini sudah menempatkan Krubera sebagai gua terdalam di dunia, namun penjelajah dari berbagai negara terus berdatangan untuk mencari tahu, apakah kedalaman gua masih bisa ditambah. Tidak mengherankan kalau penjelajah penasaran, karena gua ini disebut-sebut terhubung dengan tingkat yang lebih rendah dari Laut Hitam di masa lalu. Tak hanya ingin mengetahui berapa kedalaman maksimal dari Gua Krubera, ekplorasi yang dilakukan oleh para pejelajah, juga untuk mengetahui tentang kondisi gua, sistem air bawah tanah, pengembangan geologi, dan iklim kuno yang ada di bumi. 

Pada tahun 2004, untuk pertama kalinya dalam sejarah speleological (ilmu yang mempelajari gua termasuk proses pembuatannya, struktur, fisik, sejarah, dan aspek biologis), Asosiasi Ekspedisi Ukraina mencapai kedalaman lebih dari 2.000 meter dan menjelajahi gua sampai 2.080 meter atau 6.824 kaki.  Kedalaman maksimum saat ini 2.191 meter yang dicapai selama ekspedisi pada bulan Agustus-September 2007. 

Pendekatan terhadap kedalaman ekstrim dari gua itu dicapai, dengan menggunakan tali, melalui kompleks jalur ditentukan berdasarkan air mengalir melalui gua. Beberapa dari tim ekspedisi harus menyelam melalui air dingin yang suhunya 2 derajat Celcius untuk mencapai bagian terdalam dari gua. 

Massif Arabika, merupakan rumah dari gua Krubera (Voronya), yaitu salah satu dari gunung tinggi dari kapur karst terbesar di Caucasus Barat. Gunung ini terdiri dari batu gamping yang kedalamannya terus menerus ke barat daya ke arah Laut Hitam. Di antara beberapa ratus gua yang dikenal di Massif Arabika, lima belas telah dieksplorasi sampai kedalaman lebih dari 400 meter dan lima gua sampai kedalaman lebih dari 1.000 meter. 

Semua gua besar di Lembah Ortobalagan kemungkinan memiliki sistem hidrologi tunggal, terhubung ke mata air besar di pantai Laut Hitam. Koneksi fisik langsung Gua Krubera dengan sistem di Arabika kemungkinan benar adanya, meski belum terealisasi secara fisik. Gua Krubera belum cukup diteliti, tetapi juga bisa menjadi jalur penting dalam jaringan gua di seluruh dunia.* Ati Suprihatin-kisuta.com

 


TAG TERKAIT