Cerita Bermakna
Idiiih...
Polisi Selingkuhi Bidan, Digerebek Anak-Istri
Senin, 19 Agustus 2013 23:01 wib
Dilihat: 595 kali
cerna lainnya
Bagaimana Bertingkah Laku di Surga 28/07Australia Bangun Peternakan Lalat Terbesar di Dunia 27/07Mau Sunat, Penis Malah Habis Dipotong 27/07Sepuluh Tahun, Alat Bantu Seks Itu Bersarang di Vaginanya 26/07Nasihat Khalifah Ali 26/07Tanda Kiamat 25/07Dalam Rok 24/07Lewat Pintu Belakang 24/07Inilah Sabuk Pengaman Pencegah Kantuk 23/07Sueb Disuruh Beli Nasi 23/07Bakri Mustafa Memaafkan Musuhnya 23/07Perintah Tolol 22/07Jika Raja Menghamili ABG Miskin 21/07Yatim Piatu 21/07Jangan Terlalu Dalam... 21/07Jakarta Butuh Lebaran 20/07Pak Hakim dan Si Karabash 19/07Wanita Muda Ini Belanja di Minimarket dalam Keadaan Bugil 19/07Naik Haji 18/07Artis Seksi Ini Sebarkan "Selfie" Alat Vitalnya 17/07Ditinggal Tarawih, Istri di Rumah Berzina dengan Polisi 17/07Jangan Marah 17/07Geng Wanita Pencopet di Masjidil Haram Itu Tinggal di Hotel Mewah 17/07Tak Dikenal 16/07Harga Ayam Kampung 15/07Ketika Sesosok Mayat Menggelinding di Jalan Raya 14/07Kado Ultah 14/07Hati-hati Simpan Selfie Bugil di Ponsel, tak Bisa Dihapus! 13/07Tato Gigi, Cara Gaya Memperindah Senyuman 13/07Jika Pria Baya Cari Pasangan, Kepala pun Dibuat Kotak 13/07

ENTAH apa yang dilakukan Ipda Parjiman di rumah seorang bidan, Senin (19/8/13) dini hari tadi. "Mengayomi" atau melakukan tugas jaga karena sang bidan sedang ditinggal pergi suaminya. Apapun yang dilakukan polisi itu, warga sekitar tetap tidak terima. Akibatnya, warga ramai-ramai menggerebeknya.

 

Ipda Parjiman, Panit Reskrim Polsek Bantul tersebut digerebek warga lantaran diduga melakukan perselingkuhan dengan seorang bidan pegawai negeri sipil (PNS) Rumah Sakit Negeri di Yogyakarta. Dikabarkan kompas.com, anggota polisi itu digerebek warga Kepek, Timbulharjo, Sewon, Bantul, DIY, di saat asyik berduaan di dalam rumah, ketika suami sang bidan tak ada di rumah.

 

Warga yang geram dengan tingkah keduanya langsung mengepung rumah, sebelum rumah itu diamankan oleh sejumlah anggota kepolisian Polres Bantul yang datang setelah mendapatkan laporan atas kejadian tersebut.

 

Sekitar pukul 03.00 dini hari, puluhan warga Kepek sudah berkerumun di sekitar rumah bidan tersebut. Di dalam rumah bercat hijau tersebut juga ada Ipda Parjiman. Warga kemudian merangsek ke dekat rumah ketika sebuah mobil Honda Civic AB 1771 PJ datang. Dari mobil tersebut keluar seorang wanita dan seorang remaja yang belakangan diketahui adalah istri dan anak Parjiman.

 

Begitu wanita setengah baya tersebut masuk ke dalam rumah, langsung terdengar bunyi, krompyangg, yang disambut tepuk tangan warga. "Wah ini namanya serangan fajar," kata seorang warga Kepek.

 

Warga meminta kasus ini dituntaskan, sebab jika tidak akan merusak harga diri kepolisian. "Polisi itu ada judi yang sifatnya hanya permainan saja ditangkap. Maka yang seperti ini juga harus dituntaskan, agar adil," teriak warga.* das - kisuta.com

 

www.kisuta.com
redaksi@kisuta.com
facebook.com/kisutacom
twitter.com/kisutacom