Jumat, 19 April 2019Tentang Kami|Kontak Kami
CerahWisata & Sejarah
Akodessewa Fetish Market
Pasar Kebutuhan Dukun Santet Terbesar di Dunia
Rabu, 21 Juni 2017[445]
Pasar Kebutuhan Dukun Santet Terbesar di Dunia
Odditycentral

SEBAGAI super market voodoo terbesar di dunia, Akodessewa Fetish Market melayani kebutuhan setiap jenis ilmu hitam. Kebanyakan pengunjung pasar ini adalah para praktisi voodoo. Mereka menetap di negara-negara, seperti Togo, Ghana, dan Nigeria, hingga voodoo menjadi sangat hidup di sini.*

KISUTA.com - Di Ibu Kota Togo, Lome ada satu pasar yang pasti membuat Anda merinding dan mual jika mengunjunginya. Pasar ini memang menyeramkan, karena Anda bisa menemukan beragam tengkorak binatang seperti monyet, babi, dan kelelawar yang terkadang menebar bau busuk bangkai.

 

Akodessewa Fetish Market, itulah nama pasar mengerikan itu. Pasar ini sangat terkenal di kalangan dukun voodoo. Ya, tengkorak-tengkorak binatang itu merupakan salah satu media yang biasa digunakan dukun voodoo untuk menyantet korbannya.

 

Sebagai super market voodoo terbesar di dunia, Akodessewa Fetish Market melayani kebutuhan setiap jenis ilmu hitam. Kebanyakan pengunjung pasar ini adalah para praktisi voodoo. Mereka menetap di negara-negara, seperti Togo, Ghana, dan Nigeria, hingga voodoo menjadi sangat hidup di sini.

 

Akodessewa Fetish tak pernah sepi, karena dukun voodoo nyaris menjadi bagian dari kehidupan sebagian penduduk di negara-negara Afrika. Mereka meyakini bahwa bagian-bagian hewan dan jimat aneh bisa memanggil roh bersamaan dengan ritual yang mereka jalani untuk memecahkan berbagai masalah.

 

Meskipun mengerikan dan membuat mual, namun saat ini banyak wisatawan yang mulai menjadikan Akodessewa menjadi tujuan wisata. Apalagi wisatawan tak hanya disuguhi dengan tengkorak-tengkorak binatang dan beragam herbal, tetapi juga di pasar ini ada suguhan upacara voodoo tradisional. Pengunjung bisa melihat seorang penari yang dibuat kesurupan hingga ia makan segala yang disediakan sang dukun. Aura magis benar-benar sangat terasa di pasar ini.* Uma/berbagai sumber – kisuta.com


TAG TERKAIT