Jumat, 19 April 2019Tentang Kami|Kontak Kami
CerahWisata & Sejarah
Desa Umajo
Desa yang Hanya Dihuni Kaum Wanita
Minggu, 8 Oktober 2017[300]
Desa yang Hanya Dihuni Kaum Wanita
IST.

DESA Umajo hanya dihuni oleh kaum wanita dan anak-anak. Sebanyak 47 wanita dan 200 anak-anak tercatat sebagai penduduk Desa Umoja.*

KISUTA.com - Desa Umoja yang berada di sebelah utara Kenya, merupakan salah satu desa unik di dunia. Desa ini hanya dihuni oleh kaum wanita dan anak-anak. Dikabarkan Glamour, beberapa waktu lalu, sebanyak 47 wanita dan 200 anak-anak tercatat sebagai penduduk Desa Umoja.

 

 

Mengapa tak ada satu pun pria di desa ini? Ternyata kaum pria memang dilarang tinggal di Desa Umoja. Larangan tersebut terkait dengan Desa Umoja yang merupakan desa yang mempunyai perkumpulan untuk kesejahteraan wanita serta melindungi kaum wanita dari kekerasan seksual dan kekerasan rumah tangga.

 

Keberadaan Desa Umoja tak lepas dari peran 12 wanita yang mendidikan desa ini pada tahun 1990. Para wanita tersebut merupakan korban perkosaan yang dilakukan oleh tentara Inggris lokal yang berada di desa itu.

 

Para wanita itu sengaja mendirikan Desa Umoja sebagai rumah bagi wanita-wanita korban kekerasan dan perkosaan. Desa ini kemudian mandiri dengan perempuan yang membuat kerajinan dan perhiasan yang dijual kepada wisatawan.

 

Para wanita di desa ini kerap berdiskusi dengan gadis-gadis muda di komunitas mereka tentang berbagai hal yang berhubungan dengan wanita. Misalnya tentang dampak menikah di usia muda. Banyak hal yang bisa dijadikan pelajaran seperti bahaya seks di usia muda, pernikahan dini, dan mutilasi alat kelamin perempuan.

 

"Jika seorang gadis menikah pada usia dini, gadis itu tidak akan menjadi orangtua yang kompeten," kepala sekolah Umoja mengatakan kepada Guardian.

 

Apabila tak ada pria di desa itu, bagaimana status pernikahan para wanita di sana? Bukankah di desa ini juga ada 200 anak-anak yang merupakan anak-anak dari wanita penduduk desa?

 

"Kami masih menyukai pria, namun mereka tidak diperbolehkan di sini, tapi kami ingin bayi dan perempuan harus memiliki anak," ujar seorang wanita Desa Umoja.

 

Ternyata, mereka mempunyai cara tersendiri berhubungan dengan kaum pria yang merupakan ayah dari anak-anak mereka.* Uma – kisuta.com


TAG TERKAIT