Jumat, 19 April 2019Tentang Kami|Kontak Kami
CerahWisata & Sejarah
Menggantung di Punggung Gunung
Jalan Huashan, Keindahan yang Mengerikan
Jumat, 1 Desember 2017[308]
Jalan Huashan, Keindahan yang Mengerikan
IST.

JAlAN setapak ini berada di ketinggian 2.160 meter di atas permukaan laut. Siapa pun yang melewatinya, pasti didera rasa ngeri karena berjalan di punggung gunung dengan cara merayap bak seekor cecak.*

KISUTA.com - Bagaimana kalau setiap hari harus melalui jalan setapak ini? Pasti itu yang Anda pikirkan jika melihat jalan setapak yang ada di punggung Gunung Huashan, Cina. Jalan setapak ini berada di ketinggian 2.160 meter di atas permukaan laut. Siapa pun yang melewatinya, pasti didera rasa ngeri karena berjalan di punggung gunung dengan cara merayap bak seekor cecak.

 

Jalan setapak ini dibuat dengan posisi menggantung di tepian Gunung Huashan yang letaknya sangat tinggi . Bagi masyarakat Cina, Gunung Huashan merupakan tempat sakral sejak abad ke-2 SM. Tak heran jika banyak sekali biksu yang ditemukan di tempat sakral tersebut.

 

Dulu, untuk melewati jalan setapak ini, tanpa dilengkapi alat pengaman. Saat ini, untuk melewati jalan setapak ini, Anda harus mengenakan perlengkapan naik gunung lalu meniti jalur kayu sambil menempelkan badan ke badan gunung agar tidak terjatuh.

 

Salah satu rute paling berbahaya dinamakan Changong Zhandao yang merupakan rute vertikal yang anak tangganya terbuat dari besi. Rute ini hanya muat untuk satu orang saja. Kabarnya, seperti dilansir vivanews, karena sangat ekstrim, ratusan orang meninggal saat melewati rute ini setiap tahunnya.

 

Meskipun jalan setapak ini sangat mengerikan, namun tetap saja banyak orang yang mencoba menjajalnya. Jika berhasil mendaki, pemandangan indah menanti Anda di atas. Tak aneh jika banyak yang penasaran untuk meniti jalan setapak di Gunung Huashan yang sakral itu.* Ati - kisuta.com


TAG TERKAIT