Rabu, 21 November 2018Tentang Kami|Kontak Kami
CerahWisata & Sejarah
Desa Al Samaha
Hanya Dihuni Bidadari Mesir, Terlarang bagi Pria
Selasa, 6 Februari 2018[481]
Hanya Dihuni Bidadari Mesir, Terlarang bagi Pria
Al Arabiya

DESA Al Samaha menjadi tempat tinggal bagi sekitar 300 perempuan. Tidak ada satu pun laki-laki, karena kaum adam memang dilarang menjejakkan kaki di desa ini.*

KISUTA.com - Inilah, agaknya, desa paling cantik di Mesir. Betapa tidak, di desa ini seluruh penghuninya adalah kaum hawa, baik para wanita lajang maupun janda.

 

Desa Al Samaha di kota Edfu, sekitar 120 kilometer di selatan kota Aswan, menjadi tempat tinggal bagi sekitar 300 perempuan. Tidak ada satu pun laki-laki, karena kaum adam memang dilarang menjejakkan kaki di desa itu.

 

Larangan kaum pria memasuki desa telah diberlakukan sejak didirikannya desa tersebut oleh pemerintah Mesir.

 

Desa Al Samaha sengaja dipersembahkan oleh pemerintah kepada kaum perempuan yang telah bercerai maupun para janda, dan juga perempuan lajang yang belum memiliki suami.

 

"Proyek desa itu dimulai pada 1998 saat Kementerian Pertanian memutuskan untuk mengalokasikan dua desa baru bagi perempuan janda dan bercerai," kata pengawas umum desa, Hamdi Al-Khashef kepada Al Arabiya.

 

Selain tempat tinggal, pemerintah juga menyediakan lahan untuk pertanian maupun peternakan yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber pendapatan warga.

 

Setiap keluarga mendapat sebuah rumah serta lahan seluas enam hektare, selain juga bantuan lain dari pendiri proyek maupun organisasi internasional. Namun dengan syarat mutlak, tidak diperkenankan ada pria di keluarga itu. Jika seorang janda maka hanya tinggal dengan anak-anaknya.

 

Warga juga akan menerima perabotan dan kebutuhan pokok pertanian. Juga dapat menerima pinjaman jangka pendek. Rumah tinggal telah disubsidi pemerintah dan warga dapat mencicil.

 

Ketika ada warga yang hendak menikah, maka diharuskan meninggalkan desa. Tanah dan rumah akan ditarik kembali.

 

Ditambahkan Al-Khashef, proyek desa Al Samaha itu dimaksudkan agar kaum perempuan yang kehilangan anggota keluarga mereka, suami maupun ayah, dapat mandiri dan mencari nafkah bagi anak-anak mereka.* das - kisuta.com


TAG TERKAIT