Rabu, 21 November 2018Tentang Kami|Kontak Kami
CerdasArtikel Opini
Semangat pagi...
Memaknai Tahun Baru Hijriyah
Selasa, 11 September 2018[226]
Oleh: HD Sutarjan

KISUTA.com - Penanggalan Hijriyah, bagi umat Islam, bukan sekadar menghitung hari. Begitu erat terkait dengan kegiatan ibadah sehari-hari. Waktu pelaksanaan shalat, puasa hingga ibadah haji menggunakan penanggalan Hijriyah. Merupakan keharusan bagi umat Islam untuk menghormati keberadaannya, menjadikan penanggalan Hijriyah sebagai bagian dari kehidupan.

 

Kalender yang "ditetapkan" oleh Khalifah Umar bin Khatab, ini mengikat umat Islam dalam kehidupan duniawi maupun ukhrowi. Karena itu, merupakan keharusan bagi umat Islam untuk menghormati keberadaannya, menjadikan penanggalan Hijriyah sebagai bagian dari kehidupannya.

 

Karena itu, seyogyanyalah umat Islam memperingati tahun baru Hijriyah. Karena, jika dilihat dari maknanya, tahun baru Hijriyah yang diambil dari peristiwa hijrah Rasulullah, sangat dahsyat dan mendalam. Momen hijrah dari Mekah ke Yatsrib (Madinah) adalah momen yang sangat besar dalam kehidupan masyarakat Islam dan individunya, sehingga harus dilestarikan. Ini harus dijadikan momen untuk muhasabah, melakukan instrospeksi diri bagi segenap umat.

 

Memperingati tahun baru Islam ini menjadi teramat penting, karena umat diingatkan kembali mengenai nilai-nilai luhur yang terkandung dalam hijrah Rasulullah.

 

Hijrah Rasulullah merupakan peristiwa yang sangat bersejarah dan mengandung dimensi sosial politik yang sangat berpengaruh dalam kehidupan umat Islam selanjutnya. Peristiwa hijrah itu, memberi konsep agar umat Islam mampu "hijrah" secara lebih luas, yaitu melakukan strategi kekuatan dan konsolidasi umat untuk menghadapi tantangan yang sangat berat dan luar biasa hebatnya.

 

Dalam memperingati tahun baru ini seyogyanya kita ingat perilaku masing-masing. Sudahkan kita mampu meninggalkan yang seyogyanya tidak boleh diperbuat. Lahirnya tahun baru adalah untuk mengubah perilaku, sikap ke arah yang lebih baik. Seperti yang diungkapkan Rasulullah, bahwa tiap hari kita harus berubah ke arah yang lebih baik, dalam segala hal.***


TAG TERKAIT