Rabu, 19 Juni 2019Tentang Kami|Kontak Kami
CerdasArtikel Opini
Semangat pagi...
Dahsyatnya Bahaya Provokasi
Kamis, 10 Januari 2019[173]

KISUTA.com - Allah berfirman: "Pada saat sangkakala ditiup, datanglah manusia dalam berbagai kelompok." (QS 78 an-Naba: 17)

 

Saat sangkakala ditiup ada kelompok yang seperti kera, babi, atau yang berjalan pada mukanya. Kelompok yang dikumpulkan pada hari mahsyar dalam sosok kera adalah mereka yang ketika di dunia, suka mengadu-adu atau memprovokasi di antara manusia.

 

Dikisahkan bahwa ada seseorang menjual budak sahaya berkata kepada pembelinya, "Budak ini tidak memiliki cela apa pun, kecuali dia suka mengadu-adu atau memprovokasi."

 

Pembeli berkata, "Tidak apa-apa."

 

Dia membelinya. Setelah tinggal selama beberapa hari, budak itu berkata kepada istri majikannya, "Suamimu tidak mencintaimu, bahkan dia hendak melakukan perselingkuhan. Karena itu, ambillah pisau cukur dan ambillah beberapa helai rambut dari tengkuknya tatkala dia tidur. Rambut itu dapat digunakan untuk memanterainya agar dia mencintaimu."

 

Sedangkan kepada majikan laki-laki, budak itu berkata, "Istrimu punya seorang kekasih dan dia berniat untuk membunuhmu. Berpura-pura tidurlah untuk mengetahui ulahnya."

 

Dia berpura-pura tidur. Akhirnya, datanglah istrinya dengan membawa pisau cukur. Dia mengira bahwa istrinya akan membunuhnya. Dia pun bangun, dan langsung membunuh istrinya. Keluarga istrinya datang, lalu mereka membunuh si suami.

 

Akhirnya, terjadilah perang yang berkepanjangan antara dua kabilah.* Abu Ainun/"Pengalaman Ruhaniyah Kaum Shufi" - kisuta.com


TAG TERKAIT