Rabu, 17 Juli 2019Tentang Kami|Kontak Kami
CerahWisata & Sejarah
Colenak, Dicocol Pasti Enak
Rabu, 6 Februari 2019[238]
Colenak, Dicocol Pasti Enak
HARIYAWAN/KISUTA.com

KISUTA.com – Bayangkan, tape singkong yang dibakar dan dicocol pada gula merah yang dipanaskan bersama parutan kelapa…, pastinya bikin ngiler….ler! Dikarenakan tape singkong yang dicocolkan pada gula merah berparutan kelapa yang terasa begitu enaklah, sehingga secara mudah orang-orang menyebutnya “colenak”, dicocol enak!

 

Memang tidak sedikit yang mengenalnya sebagai tape bakar. Namun apa pun itu, kualitas rasanya sudah mendunia.

 

Jadi, bila berkunjung ke Kota Bandung, belum lengkap rasanya jika kita tidak mencicipi jajanan khas daerah ini.

 

Dari segi rasa, kudapan ini tidak perlu diragukan lagi. Teksturnya yang lembut serta memiliki citarasa manis dan sedikit asam, tentunya membuat seseorang merasa ketagihan untuk mencicipinya.

 

Untuk rasa asam yang didapatkan, berasal dari bahan tape yang telah dibakar secara merata.

 

Di Kota Bandung, kudapan colenak mudah ditemui di seantero pelosok kota. Mulai dari restoran, kali lima, hingga yang berkeliling menggunakan gerobak. Namun demikian, ada tiga tempat penjualan colenak yang recommended, yaitu Colenak Murdi Putra, Colenak Wa Ucuy, dan Warung Colenak.

 

Colenak Murdi Putra yang konon sudah berdiri sejak 1930, berlokasi di Jalan Ahmad Yani No. 733, Cicaheum, Padasuka, Cibeunying Kidul, Kota Bandung.

 

Sebagai pelopor pertama colenak di Bandung, Colenak Murdi Putra mengajikan tiga varian rasa, yaitu rasa original, rasa durian, dan rasa nangka.

 

Namun dari ketiga varian rasa tersebut, rasa originallah yang paling juara di sini, sekaligus menjadi ciri khas dari Colenak Murdi Putra.

 

Bahan yang digunakan pada colenek original di sini, tidak jauh berbeda dengan sajian colenak lainnya. yakni masih menggunakan bahan utama berupa peuyeum (tape), kelapa parut, dan gula merah.

 

Selain untuk dibawa pulang, di Kedai Colenak Murdi Putra kita juga bisa makan di tempat. Di sana terdapat sejumlah kursi sofa dan meja kayu yang cukup modern, sehingga cocok dijadikan tempat kongkownya anak muda.

 

Bagi pengunjung yang ingin mencicipi seporsi colenak original di sini, cukup membayar Rp10.000. Sedangkan varian rasa lainnya, juga dipatok dengan harga yang sama.

Colenak Murdi Putra dibuka setiap hari, pada pukul 06.30 WIB-20.00 WIB.

 

Colenak Wa Ucuy dijual di kedai Awug Cibeunying, di Jalan A. Yani, Kota Bandung. ColenakWa Ucuy menjadi favorit di kedai ini.

 

Sajian colenak di sini tidak hanya berupa tape (peuyeum) bakar, tetapi juga dicampur dengan gula jawa cair dan kelapa serut.

 

Untuk kemasan yang digunakan, Colenak Wa Ucuy lebih menggunakan bahan kekinian yang terbuat dari kertas berwarna putih.

 

Kehadiran Colenak Wa Ucuy ini juga menjadi pelengkap dari menu yang telah disediakan sebelumnya. Hal ini dimaksudkan, agar pelanggan yang datang bisa sekaligus membeli awug dan colenak, jadi tidak perlu membelinya di tempat lain.

 

Satu bungkus Colenak Wa Ucuy Awug Cibeunying ini, hanya dihargai Rp10.000.

Kedai Awug Cibeunying dibuka setiap hari, pada pukul 08.00 WIB-21.00 WIB.

 

Bagi kita yang ingin mencicipi kudapan colenak dengan aneka toping kekinian, kita bisa sambangi Warung Colenak, yang berlokasi di Jalan Ir. H. Juanda No. 343, Bandung.

Warung ini secara khusus menyajikan colenak spesial yang penuh toping. Toping yang digunakan, di antaranya serutan keju, taburan meses cokelat, dan tentu saja serutan kelapa yang sudah dicelupkan ke dalam gula merah.

 

Rasa tape yang asam dengan tekstur dasar lembut, menyajikan kejutan lain pula, yaitu tekstur renyah terbakar pada bagian luar dan sangat lembut di dalam.

 

Colenak yang tersaji di warung ini disediakan dengan banyak pilihan rasa. Di antaranya, spesial, cokelat, atau susu dengan kisaran harga dari Rp8.000 hingga Rp11.000/porsi.

Warung Colenak dibuka setiap hari, pada pukul 08.00 WIB-24.00 WIB.

 

Terserah, kita mau menikmati colenak di tempat mana. Pastinya, ketiga tersebut recommended.* harie – kisuta.com


TAG TERKAIT