Selasa, 23 April 2019Tentang Kami|Kontak Kami
CerahWisata & Sejarah
Curug Batu Templek
Lukisan Alam yang Menyejukkan Hati
Jumat, 8 Februari 2019[216]
Lukisan Alam yang Menyejukkan Hati
IST.

KISUTA.com – Saat siang menjelang, sinar matahari mulai menyinari. Warna hitam, kekuningan, dan kecoklatan bebatuan di tebing itu pun terlihat jelas. Warna-warna bebatuan nan indah itu seperi hasil pulasan cat.

 

Sepintas memang kita akan menganggap tebing batu yang ada di objek wisata Curug Batu Templek ini seperti buatan. Bentuk batu yang menjulang tinggi itu seperti diukir atau dipahat oleh manusia. Bagi orang yang pertama datang ke objek wisata ini akan menganggapnya seperti itu. Padahal tebing batu yang ada di objek wisata ini terbentuk dengan sendirinya atau secara alami. Susunan tebing batunya yang indah memesona, benar-benar hasil pahatan alam.

 

Panorama alam yang ada di objek wisata seperti lukisan. Lukisan alam yang sangat indah dan mencerahkan mata bagi siapa saja yang melihatnya.

 

Memang sebelumnya tidak banyak orang yang tahu atau mendengar, walaupun berasal dari Bandung dan sekitarnya, ihwal air terjun Batu Templek. Curug satu ini terletak di Kampung Cisanggarung, Desa Cikadung, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, dan baru mendapatkan perhatian dari pemerintah kabupaten setempat sekitar tahun 2015.

 

Jika dibandingkan dengan wisata alam air terjun yang ada di sekitaran Bandung lainnya, Curug Batu Templek sangatlah unik karena memiliki pemandangan alam yang penuh dengan tebing berbatu cadas. Alasan kenapa air terjun ini dinamai sebagai Curug Batu Templek, karena di tempat ini terdapat penambangan batu, dan batu yang ada ditambang ini mayoritas berbentuk persegi panjang datar/templek.

 

Di tempat ini pula terdapat sebuah tebing batu cadas yang terdapat aliran air terjun yang bersumber dari sungai yang berada di atasnya. Karena hal itulah tempat ini dinamakan sebagai Curug Batu Templek.

 

Pada musim kemarau, keindahan alam di objek Wisata Batu Templek memang sedikit berkurang, sebabnya terjadi penyusutan debit air di air terjun Batu Templek itu, sehingga air terjunnya tidak terlihat begitu indah.

 

Berkat pemandangannya yang unik; indah, menakjubkan, dan menyejukkan hati, ditambah berbagai ulasan di media sosial dari pengunjung yang telah datang ke tempat ini, Curug Batu Templek ini pun semakin dikenal sebagai destinasi wisata.

 

Objek Wisata Batu Templek yang beradadi atas ketinggian 1.000 meter di atas permukaan laut yang sangat sejuk, cocok sekali dijadikan sebagai lokasi liburan keluarga. Bahkan di akhir pekan, kini semakin banyak pengunjung yang bersepeda ke lokasi ini. Setelah ber-gowes-ria, seraya melepas lelah mereka langsung disuguhi pemandangan indah nan menyejukkan. Sekadar untuk melepas lapar, di dekat situ pun terdapat warung-warung kecil yang menyediakan makanan dan minuman ringan, seperti mie rebus, kopi, dan macam-macam gorengan.

 

Jangan khawatir pula, karena di objek wisata ini kini sudah dilengkapi fasilitas umum, seperti toilet dan mushala. Selain itu, ada lapangan parkir untuk kendaraan roda dua dan minibus.

 

Tiket dan Rute ke Lokasi

Pada awalnya, untuk mengunjungi dan melihat keindahan alam di kawasan Curug Batu Templek ini tidak dikenakan biaya tiket masuk. Hal itu karena tempat ini belum dikelola secara resmi oleh pemerintah daerah atau pun pemerintah desa.

 

Namun kini, setelah makin banyak didatangi pengunjung, kemudian disediakannya beberapa fasilitas umum, kini tempat ini dikelola oleh warga sekitar. Para pengunjung pun sudah mulai dikenakan tiket masuk sebesar 5.000 rupiah/seorang, serta tiket parkir kendaraan 5.000 rupiah/motor.

 

Hal tersebut tentu sebanding dengan keindahan Tebing Batu Templek yang biasa digunakan para wisatawan sebagai latar untuk berswafoto.

 

Untuk mengunjungi curug yang miliki ketinggian sekitar 52 meter ini, kita harus menempuh perjalanan selama 1 jam dari pusat Kota Bandung. Kita dapat memulai perjalanan dari arah keluar Tol Pasteur ke arah Terminal Cicaheum atau jika dari arah Lapas Sukamiskin, ambil arah Jalan Pasir Impun. Tepat di pertigaan Pasir Impun, beloklah kiri menuju Jalan Desa Cikadut.

 

Sekitar 3 kilometer dari Jalan Pasir Impun, ikuti jalanan sampai tiba di Jalan Cisanggarung.

 

Curug Batu Templek ini berada di bawah Jalan Cisanggarung. Jadi saat tiba, kita hanya perlu berjalan kaki menuju arah bawah tebing yang terdapat pepohonan bambu dan aliran sungai.

 

Bila masih bingung, jangan khawatir, di Jalan Raya Pasir Impun-Desa Cikadut kita bakal dapati banyak papan petunjuk arah menuju lokasi.* harie – kisuta.com

 


TAG TERKAIT