Kamis, 21 Maret 2019Tentang Kami|Kontak Kami
CerahWisata & Sejarah
Batu Paraga Salopa
Menikmati Bebatuan Alami, Unik nan Artistik
Selasa, 19 Februari 2019[199]
Menikmati Bebatuan Alami, Unik nan Artistik
HARIYAWAN/KISUTA.com

KISUTA.com - Ingin mendatangi tempat yang unik dan masih belum tersentuh peradaban di Tasikmalaya? Kita bisa berkunjung ke Batu Paraga di Salopa. Tepatnya di Desa Karyamandala, Kecamatan Salopa, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Di tempat ini, kita bisa menyaksikan keindahan bukit, ngarai, dan aliran sungai yang tersembunyi.

 

Batu Paraga adalah spot wisata yang masih alami. Bahkan jika cukup beruntung, kita bisa melihat satwa liar, seperti monyet ekor panjang berkeliaran di sekitar tempat ini.

 

Hal istimewa, tentunya pemandangannya. Batu Paraga menawarkan bukit yang terbentuk dari balok-balok bebatuan dengan formasi yang amat unik dan artistik. Di bawahnya terdapat aliran sungai yang cukup deras mengalir, menambah keeksotikan tempat ini.

 

Meski begitu, berenang atau sekadar bermain air di sini adalah hal yang sulit untuk tidak dilakukan, tentunya dengan kewaspadaan tinggi. Jika tidak ingin berbasah-basahan, kita juga bisa berfoto dengan ngarai yang eksotik sebagai latar belakangnya, atau sekadar menikmati keindahan alam di sekitarnya.

 

Untuk menikmati keindaan dan kesejukan Batu Paraga ini, pengunjung tidak dipungut biasa alias gratis. Pasalnya belum dikelola, baik oleh pemerintah desa, pemerintah daerah maupun warga sekitar. Padahal jika dikelola dengan manajemen wisata yang baik, Batu Paraga akan menjadi tujuan wisata andalan di Kabupaten Tasikmalaya.

 

Untuk sampai ke lokasi, diperlukan setidaknya dua jam perjalanan dengan menggunakan kendaraan roda dua atau roda empat dari wilayah Kota Tasikmalaya. Dari pusat kota Tasikmalaya menuju ke Selatan mengikuti jalur jalan Setiawargi-Jalan Raya Salopa. Dari Kantor Kecamatan Salopa, diperlukan perjalanan lebih kurang 4 km menuju Kampung Bambayang, Desa Mandalahayu. Dari desa itu, perjalanan hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki sejauh 2 km melewati area persawahan dan bukit. Sesampainya di lokasi, keindahan Batu Paraga akan mengalahkan lelahnya perjuangan di perjalanan.* harie – kisuta.com


TAG TERKAIT