Kamis, 23 Mei 2019Tentang Kami|Kontak Kami
CerahWisata & Sejarah
Renyah dan Harumnya Nasi Cikur Tasik
Sabtu, 23 Februari 2019[203]
Renyah dan Harumnya Nasi Cikur Tasik
IST.

KISUTA.com - Sebagai salah satu kota yang terletak di wilayah Jawa Barat, Tasikmalaya memiliki beragam sajian makanan dan minuman khas yang menggugah selera. Jika kita mempunyai waktu luang dan berkesempatan berkunjung ke Tasikmalaya, jangan lupa cicipi beragam sajian kuliner khas Tasikmalaya, salah satunya adalah nasi cikur.

 

Di Tasikmalaya, salah satu sajian nasi cikur yang terkenal adalah racikan Ny. Iyen di Kantin 43. Ia menjajakan nasi cikur sejak pagi dan dikenal sebagai menu sarapan. Jangan datang lebih dari pukul 8 pagi, karena biasanya dagangan sudah habis terjual.

 

Wisatawan bisa menemukan kedai Ny. Iyen ini di Jalan Panyerutan, Nagarawangi, Cihideung, Tasikmalaya. Jika tutup, wisatawan bisa juga datang ke Nasi Cikur Teh Rena yang terletak di jalan yang sama.

 

Sedangkan bagi yang berada di Bandung dan jarang melancong ke daerah Tasikmalaya, bisa menikmati nasi cikur di daerah Lengkong. Tepatnya di Nasi Cikur Mang Ucup, di Jalan Buah Batu No.239, Turangga, Lengkong, Kota Bandung. Kedainya tepat berada di dekat Circle K Mart, dan tidak jauh dari persimpangan Jalan Kayu Agung II Buah Batu.

 

Renyah dan Beraroma Harum

Dalam bahasa Sunda, nasi cikur memiliki arti nasi yang terbuat dari kencur. Umumnya nasi cikur menggunakan bumbu kencur muda atau kencur yang bertunas dengan umbi masih putih warnanya. Hal inilah yang membuat nasi cikur terasa lebih renyah, meskipun terasa sedikit getir dan memiliki aroma yang lebih harum.

 

Nasi cikur khas Kota Tasikmalaya memang terlihat sederhana, tapi bila sudah dicicipi pasti ketagihan, karena aroma nasi dan bawang gorengnya meresap sekali dengan olahan ini.

 

Bahan pembuatan nasi cikur ini sangat sederhana, bahkan tidak telalu repot untuk mencarinya, karena hanya membutuhkan kencur (cikur), bawang merah, cabe, garam, dan tentunya nasi putih untuk bahan utamanya. Namun bila ingin lebih spesial, kita bisa menambahkan bahan pelengkap lainnya, agar sajian nasi cikur ini bisa tambah istimewa.

 

Pembuatan nasi cikur khas Tasikmalaya ini sebenarnya mirip dengan nasi goreng. Tapi ada tambahan kencur dalam bumbu halusnya. Rasanya unik dan aromanya sangat harum.

 

Sesuai namanya, Nasi Cikur Mang Ucup menyajikan nasi cikur khas Tasikmalaya sebagai menu andalannya.

 

Saat mencicipinya, terasa aroma kencur yang begitu menyeruak di mulut. Sensasi rasa nasi cikur yang gurih dan sambal yang pedas, tentunya menambah selera makan bagi setiap penikmatnya.

 

Jika kita tidak sempat mencicipi langsung di kedainya, kita bisa bawa pulang (take away) untuk di rumah, atau dijadikan oleh-oleh. Di sini, sudah tersedia nasi cikur yang bisa dikemas dan mampu bertahan hingga berbulan-bulan tanpa menggunakan pengawet.

 

Selain nasi cikur, di sini terdapat varian menu lainnya yang tidak kalah enak. Di antaranya nasi tutug, roti bakar, roti kukus, dan aneka varian kopi khas nusantara.

 

Mang Ucup mengaku, nasi cikur racikannya mampu menghabiskan kurang lebih 50 porsi dalam sehari. Terlebih saat akhir pekan tiba, bisa mencapai kurang lebih 80 porsi.

 

Ucup mengatakan, proses pembuatan nasi cikur sangat mudah dan tidak seribet sajian nasi lainnya.

 

"Bumbunya hampir samalah dengan nasi goreng, biasanya saya pake bahan bumbu halus yang terdiri atas bawang merah, bawang putih, garam, terasi goreng, dan tentu saja kencur muda," kata Mang Ucup.

 

Dari bahan bumbu halus tersebut, diakui Mang Ucup, kemudian dihaluskan dan dicampurkan nasi putih. Setelah itu, dioseng-oseng di atas panci hinga semua bumbunya meresep di dalam nasi.

 

Setelah matang, nasi ini biasanya disajikan dengan beberapa lauk pauk berupa tempe orek, ikan asin, irisan tipis telur dadar, ayam, dan lauk lain tergantung keinginan sang penjual. Tidak ketinggalan, bawang goreng yang ditabur di atas nasi cikur, tahu goreng, mentimun, kerupuk emping, serta sambal ulek merah yang selalu hadir melengkapi hidangan ini. Nasi cikur pun cocok dinikmati dengan kangkung tumis dan gorengan.

 

Satu porsi nasi cikur khas Tasik ini dihargai hanya Rp10 ribu per porsinya. Sedangkan varian menu lainnya, dihargai mulai dari Rp4.000-Rp10.000 saja. Jam operasional Nasi Cikur Mang Ucup dibuka setiap hari pada pukul 06.00 WIB-14.00 WIB.* harie – kisuta.com


TAG TERKAIT