Rabu, 19 Juni 2019Tentang Kami|Kontak Kami
CerahWisata & Sejarah
Empuk-empuk Gurihnya Kue Gemblong
Minggu, 31 Maret 2019[173]
Empuk-empuk Gurihnya Kue Gemblong
Hariyawan/KISUTA.com

KISUTA.com - Bagi anak-anak generasi kini, kata “gemblong” barangkali masih asing di telinga. Padahal, pada masanya makanan tradisional yang satu ini sangat populer. Beberapa sumber menyebutkan jika nama gemblong berasal dari bentuknya yang bulat dan lonjong.

Namun asal-usul kue gemblong belum diketahui pasti, karena belum diketahui kue ini berasal dari mana meskipun kue ini banyak ditemukan di Bandung. Selain di Bandung, kue gemblong juga bisa ditemukan di Jawa Timur dengan nama yang berbeda, yaitu getas, namun sama-sama menggunakan bahan utama yaitu ketan.

Pembedanya hanyalah jenis ketan yang digunakan, Getas menggunakan ketan hitam, sedangkan gemblong menggunakan adonan tepung beras ketan putih yang diuleni hingga terasa licin. Baru kemudian dibentuk bulat seperti bola atau lonjong. Untuk membuat adonan getas sebenarnya hampir sama, tapi menggunakan ketan hitam sebagai pengganti ketan putih.

Selain tepung ketan putih, bahan dasar gemblong terdiri atas kanji, kelapa muda, santan, margarin, dan garam. Setelah itu, adonan digoreng dalam minyak panas hingga matang merata. Untuk membuatnya lebih nikmat, biasanya gemblong dilapisi dengan gula aren atau gula pasir yang dipanaskan. Hasilnya, jajanan ini akan terasa krispi di luar dan empuk pada bagian dalamnya.

Umum

nya, makanan tradisional, kue gemblong sangat enak, apalagi dengan teksurnya yang empuk-empuk gurih, kue gemblong bisa menjadi teman cemilan di pagi hari maupun sebagai makanan pengganjal perut karena memiliki kandungan protein yang tinggi.

Mudah Dibuat Sendiri

Membuat sendiri kue gemblong bisa mencobanya, apalagi bahannya cukup mudah didapat, yaitu tepung ketan, tepung kanji, kelapa parut, santan, garam, dan margarin. Cara membuatnya cukup mudah, yaitu dengan memanaskan santan terlebih dahulu, lalu tambahakan tepung ketan dan aduk-aduk serta tambahkan dengan tepung kanji, garam, kelapa parut dan margarin hingga adonan menjadi kalis, bentuk adonan itu menjadi bulat lonjong, lalu goreng dengan minyak panas.

Jika ingin menambahkan variasi kue gemblong, bisa dengan memberi lelehan gula merah di atas ke gemblong agar rasanya menjadi lebih nikmat. Namun untuk baraya yang tidak sempat membuat kue gemblong, bisa langsung membelinya di pasar-pasar tradisional.

Bila hari Minggu pagi, baraya yang suka berolahraga di Lapang Gasibu, Gedung Sate, di sekitaran situ banyak yang berjualan kue gemblong yang berlabel Gemblong Asli Ketan Bu Juju dijual Rp1.000/buah. Ya, para penjul gemblong ini menjajakan kue gemblong buatan Bu Juju yang diproduksi di Pasir Kalili, Bandung. Nikmatilah empuk-empuk gurihnya kue gemblong ini.* harie – kisuta.com


TAG TERKAIT