Selasa, 31 Maret 2020Tentang Kami|Kontak Kami
CerdikSosok Inspirasi
Rika Rokhana - Rarasmaya Indraswari
Ibu dan Putrinya Ini Raih Gelar Doktor dan Diwisuda Bareng
Sabtu, 14 Maret 2020[285]
Ibu dan Putrinya Ini Raih Gelar Doktor dan Diwisuda Bareng
Dok.Humas ITS

KISUTA.com - Hari ini, Sabtu (14/3/2020), menjadi momen paling indah bagi dua perempuan hebat, ibu dan putrinya, Rika Rokhana (50) dan Rarasmaya Indraswari (24). Keduanya sama-sama meraih gelar doktor dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, yang bareng diwisuda hari Sabtu ini.

 

Istimewanya lagi, sang ibu, Rika menjadi wisudawan doktor tertua dan anaknya, Raras menyandang status wisudawan doktor termuda. Raras meraih gelar doktor dari Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Elektro dan Informatika Cerdas (FTEIC), pada usia 24 tahun 7 bulan.

 

Kecintaannya pada matematika membuatnya menggeluti Teknik Informatika. Raras menjalani studi doktornya selama 4,5 tahun dengan disertasi 'Sistem Deteksi Osteoporosis Berdasarkan Fitur Cortical Bone Rahang Bawah pada Cone-Beam Computed Tomography (CBCT)'. Lulus di usia 24 tahun 7 bulan menjadikan Raras sebagai lulusan doktor termuda di ITS.

 

Raras mengaku terinspirasi sejumlah orang hebat yang konsisten dalam mencapai tujuannya. Hal itu memotivasinya untuk meraih gelar doktor di usia muda. Raras juga menjadikan sang ibu sebagai inspirasi.

 

Selain ibu rumah tangga, Rika juga dosen di Politeknik Elektronik Negeri Surabaya (PENS). "Saya punya contoh yang sedemikian hebatnya, rasanya tidak pantas jika saya hanya bermalas-malasan," kata Raras saat dikonfirmasi Humas ITS, Kamis (12/3/2020).

 

Keinginan Raras selalu mendapatkan dukungan dari orangtuanya. Dukungan itu membantu Raras mencapai tujuannya, seperti gelar doktor di usia muda. "Jadi orangtua tidak pernah memaksa saya harus begini atau begitu, orangtua selalu beri support," ujar Raras.

 

Raras mengaku tak percaya bisa meraih gelar doktor bersama ibunya. Ia baru mengetahui hal itu setelah mengikuti sidang terbuka. "Tahunya baru saat sidang terbuka kalau wisuda saya dan ibu digelar bersamaan," ujar Raras.

 

Doktor muda itu mengajak pemuda dan pemudi berani mewujudkan cita-cita mereka. Meski tak mudah, para pemuda harus memiliki tekad kuat untuk mencapai tujuannya.

 

Sementara itu, Rika berbagi pengalamannya selama menempuh pendidikan doktor. Ia sempat minder melihat rekan kuliah yang lebih muda.

 

Tapi, rekan kuliahnya selalu memberikan dukungan luar biasa agar dirinya tak minder. Lulusan dokter tertua di wisuda ITS 2020 itu pun percaya diri menempuh pendidikan.

 

"Kawan-kawan di lab selalu memberi dukungan dan semangat, mereka sangat suportif. Saya jadi merasa berjiwa muda juga," kata Rika.

 

Rika tercatat sebagai wisudawan tertua di usia 50 tahun 6 bulan. Ia berhasil menamatkan pendidikan doktornya lewat disertasi berjudul 'Bone Fracture Detection using a three-dimensional ultrasonic tomography system' di Teknik Elektro ITS.

 

Ia senang bisa mengikuti prosesi wisuda bersama putrinya. Menurut dia, momen wisuda nanti bakal menjadi kado terindah dan sumber kebahagiaan bagi keluarga. Rika pun memberikan pesan kepada para mahasiswa untuk memiliki tekad tinggi dan selalu berkomitmen terhadap keputusan apa pun yang sudah dipilih.

 

"Karena ketika kita memiliki keinginan kuat untuk berusaha, pasti ada jalan untuk mencapai tujuan," jelas Rika.* das - kisuta.com


TAG TERKAIT
cerdikdoktorwisuda