Selasa, 31 Maret 2020Tentang Kami|Kontak Kami
CerdikSosok Inspirasi
Ferry Curtis
Balada Memerangi Corona, Pulanglah ke Rumah...
Rabu, 25 Maret 2020[537]
Balada Memerangi Corona, Pulanglah ke Rumah...
ISTIMEWA

Kini saatnya kita pulang ke rumah

Saling menjaga saling mengasihi

Mutiara cinta adalah keluarga

Tempat paling damai dalam suka dan duka

 

KISUTA.com - Inilah sebait lagu "Pulanglah ke Rumah" yang diciptakan musisi balada Kota Bandung, Ferry Curtis. Lagu ini sebagai respon atas pandemi virus corona. Ferry merasa tergugah untuk membantu pemerintah dalam mengampanyekan pembatasan aktivitas dan sekaligus membuat masyarakat tetap tenang menghadapi virus corona.

 

“Saya ingin bersinergi ikut membantu pemerintah menghadapi virus corona. Pas lagi buat juga diingatkan sama teman saya, Agus Bebeng agar buat lagu corona buat membantu pemerintah menenangkan masyarakat. Saat itu posisinya kebetulan memang sedang proses awal membuat,” ucap Ferry kepada humas.bandung.go.id, Rabu (25/3/2020).

 

Kemudian Ferry menghubungi beberapa rekannya untuk meminta bantuan proses pembuatan lagu. Hal itu ternyata disambut baik oleh Poedji Irawan, pentolan Komunitas Langkah yang bahkan rela ikut patungan menyumbang sejumlah uang bersama para anggotanya untuk membiayai penggarapan lagu yang menghabiskan dana sebesar Rp5 juta.

 

Usai mendapat suplai energi dari rekan-rekannya, Ferry kemudian berpikir keras untuk meracik lirik. Pasalnya, kata Ferry, di tengah situasi seperti ini bisa jadi orang keliru dalam menerka maksud pembuatan lagu.

 

“Proses pembuatan lagu ini 10 hari, setengahnya itu dipakai untuk membuat lirik. Ini harus dipikirin karena takutnya salah, jadi kalimatnya harus hati-hati. Saya baca slogan dunia sama slogan pemerintah ti bulak balik dibaca terus,” jelasnya.

 

Ferry mengungkapkan, dalam lagu yang diberi judul ‘Pulanglah ke Rumah’ ini dia ingin mengampanyekan bahwa dengan beraktivitas di rumah merupakan cara terbaik untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona.

 

Ia juga ingin menyerukan solidaritas menjadi hal penting ketimbang masih saling menyalahkan.

 

“Mau dari kalangan apapun atau agama apapun sekarang ini kita semua sama. Bukan hanya pemerintah Kota Bandung saja, tapi juga untuk Indonesia dan bahkan di seluruh dunia. Makanya saya juga saat ini sedang mempersiapkan untuk produksi dalam Bahasa inggris,” katanya.

 

"Pulanglah Ke Rumah" bukan sekadar karya seni yang mengandung nuansa keindahan, tetapi turut menciptakan suasana tenang di tengah gempuran informasi pendemi Covid-19.* das - kisuta.com




TAG TERKAIT
cerdikcoronacovid-19