Selasa, 31 Maret 2020Tentang Kami|Kontak Kami
CernaUnik Menarik
Idiiih...
Dukun Cabul Tasikmalaya, Tiga Bulan Rutin Setubuhi Seorang Ibu dan Putrinya
Rabu, 25 Maret 2020[455]

KISUTA.com - Sungguh cabul lelaki dari Kota Santri ini. Di tengah kahariwang dengan mewabahnya virus Corona, pria 55 tahun ini malah menikmati perannya sebagai dukun cabul. Dan, ini yang terlalu, korban kecabulannya adalah tetangga kontrakannya seorang ibu dan anaknya yang masih siswi SMP.

 

Dikabarkan Kompas.com, pria cabul berinsial UJ ini warga Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, tega mencabuli ibu dan putrinya ini dengan modus bisa menyembuhkan penyakit kedua korbannya.

 

Selama tiga bulan terakhir ini, pelaku mencabuli kedua korban secara bergantian dari awal Januari sampai pertengahan Maret 2020. Pelaku mengaku terlalu sering berhubungan badan dengan kedua korban sampai aksinya sudah tak terhitung lagi.

 

"Betul, seorang kakek yang bekerja serabutan sudah kita amankan dan tetapkan sebagai tersangka. Pelaku mengaku telah beberapa kali berbuat cabul terhadap kedua korban ibu dan anaknya sekaligus tetangga kontrakannya secara bergantian. Kita langsung bertindak setelah korban melaporkan kejadian ini kepada kepolisian," jelas Kepala Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tasikmalaya Kota AKP Yusuf Ruhiman, di ruang kerjanya, Selasa (24/3/2020).

 

Kejadian ini, kata AKP Yusuf, terendus oleh warga setempat yang mengetahui kedua korban sering dicabuli pelaku dengan dalih pengobatan. Korban mengaku selama ini takut melaporkan kejadian yang dialami bersama anak kandungnya tersebut karena merasa pelaku memiliki keahlian mistis pengobatan.

 

Sampai akhirnya, korban terus diberikan pemahaman oleh tokoh masyarakat setempat untuk memberanikan diri melaporkan kejadian itu ke polisi.

 

"Awalnya kedua korban dirayu bisa menyembuhkan sakit perutnya dengan cara berhubungan badan. Pelaku pun secara bergantian melakukan perbuatan itu dengan anak korban," tambah Yusuf.

 

Sesuai keterangan saksi-saksi, lanjut Yusuf, perbuatan pelaku dilakukan dalam kurun waktu sekitar tiga bulan. Selama ini upaya pengobatan yang berujung tindak asusila itu pun diketahui oleh suami korban. Tapi suami korban tak mengetahui bahwa cara pengobatannya seperti itu.

 

"Jadi pelaku menekan kedua korban supaya apa yang dilakukannya saat pengobatan tak diberitahukan kepada siapa-siapa, termasuk suaminya," ujar Yusuf.

 

Kini, pra cabul tersebut mendekam di sel tahanan Mako Polres Tasikmalaya Kota untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.* das - kisuta.com